Systematic Literature Review: Faktor Penyebab Kecelakaan Kerja di Laboratorium Sains dan Upaya Pencegahannya

Authors

  • Nurul Alya Fitri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim
  • Nur Zahra Fadhilah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Mutia Puspa Dila Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Fakhrul Rozy Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Niki Dian Permana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpm.v16i4.4732

Keywords:

Kecelakaan Kerja Laboratorium, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Faktor Risiko, Alat Pelindung Diri (APD), Systematic Literature Review, Bibliometrik, VOSviewer

Abstract

Kecelakaan kerja di laboratorium sains tetap menjadi isu yang mendapat perhatian banyak karena bisa mengganggu keselamatan orang yang menggunakan laboratorium, menghambat proses belajar mengajar, dan memengaruhi kegiatan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kecelakaan kerja di laboratorium sains serta cara-cara untuk mencegahnya dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang digabungkan dengan analisis bibliometrik. Penelitian dilakukan dengan mencari artikel di Google Scholar, dengan rentang tahun publikasi 2021 hingga 2026. Awalnya sebanyak 400 artikel diidentifikasi, kemudian diseleksi menggunakan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA 2020) melalui tahapan identification, screening, eligibility, dan included berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga tersisa 321 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Analisis bibliometrik dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak VOSviewer sebagai pemetaan hubungan antar kata kunci dan perkembangan tema penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab kecelakaan kerja di laboratorium dapat dibagi menjadi tiga aspek, yaitu faktor dari manusia seperti kurangnya penggunaan alat pelindung diri dan kurangnya kesadaran tentang keselamatan, faktor lingkungan kerja seperti paparan bahan kimia, ventilasi yang tidak cukup, serta pengelolaan sampah yang buruk, dan faktor manajemen seperti SOP yang tidak memadai, kurangnya pelatihan, serta minimnya komitmen dari institusi. Strategi utama untuk mencegah kecelakaan adalah menerapkan HIRARC/HIRADC, meningkatkan penggunaan alat pelindung diri secara tepat, memberikan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja secara rutin, serta memperkuat sistem manajemen laboratorium. Analisis VOSviewer menemukan lima klaster penelitian utama yang saling terhubung, di mana kata kunci "laboratorium", "kecelakaan kerja", dan "K3" menjadi node pusat. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menggabungkan hasil Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik, serta memetakan hubungan aspek manusia, lingkungan, dan manajemen dalam satu sistem analisis, sebagai dasar untuk menciptakan program pencegahan kecelakaan yang lebih baik di laboratorium sains.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abedsoltan, H., & Shiflett, M. B. (2024). Mitigation of Potential Risks in Chemical Laboratories: A Focused Review. ACS Chemical Health and Safety, 31(2), 104–120. https://doi.org/10.1021/acs.chas.3c00097

Budianingsih, E. … Kurniawan, I. (2026). Implementasi Perencanaan (K3) Melalui Pembentukan Tim dan HIRADC di Laboratorium Klinik X. Jurnal Medika: Medika, 1906–1916.

Fakhruddin. (2025). Evaluasi Sistem Manajemen Risiko Pada Laboratorium Kimia Dengan Studi Multi-Kasus Di Perguruan Tinggi Indonesia. Jurnal Pengelolaan Laboratorium Sains Dan Teknologi, 3(1), 6–10. https://doi.org/10.33369/pelastek.v3i1.41298

Ghuzdewan, T., & Damanik, P. (2019). Analysis of accident in Indonesian construction projects. MATEC Web of Conferences, 258, 02021. https://doi.org/10.1051/matecconf/201925802021

Hakim, T. L. … Harliyanti, W. (2023). Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko untuk Mengendalikan Potensi Kecelakaan Kerja di Laboratorium Klima Dasar Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Science and Physics Education Journal (SPEJ, 7(1), 8–19. https://doi.org/10.31539/spej.v7i1.8071

Hazima Nurhaziza, S. … Srisantyorini, T. (2025). Hubungan antara Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan Tingkat Kecelakaan Kerja: Sebuah Review Literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2(4), 88–100. https://doi.org/10.62017/jkmi

Hollnagel, E. (2018). Safety-I and safety-II: the past and future of safety management. CRC press.

Islah, D. … Rusnita, R. (2024). Penerapan Hazard Identification, Risk Assesment and Determining Control (Hiradc) Dalam Pengendalian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Di Pt. Industri Kapal Indonesia. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 13(1), 60. https://doi.org/10.31596/jcu.v13i1.1302

Javanesia, D. … Ismawatie, E. (2026). ANALISIS FAKTOR KEPATUHAN MAHASISWA DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI LABORATORIUM PATOLOGI KLINIK. Plenary Health: Jurnal Kesehatan Paripurna, 3(1), 1–6.

Khotimah, K. … Muhammad Rifai. (2026). The Relationship Between Occupational Safety and Health Management and Workplace Accidents in the Laboratory at Wahidin Sudirohusodo General Hospital, Makassar. Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 5(1), 130–142. https://doi.org/10.56127/jukeke.v5i1.2460

Kusuma, Y. A., & Bima, A. C. A. (2022). Pengelolaan Laboratorium dengan Menerapkan Analisis Manajemen Risiko. Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering, 3(2), 95–101. https://doi.org/10.31284/j.senopati.2022.v3i2.2903

Maharani, N. … Febrianta, H. (2026). Pelatihan K3 Laboratorium di Lingkungan Perguruan Tinggi: Upaya Preventif Kecelakaan Kerja di Masa Transisi Digital. ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian Dan Kemitraan Masyarakat, 4(2), 91–105.

Nurcantika, A. … Lusida, N. (2025). Analisis Risiko Paparan Zat Beracun di Lingkungan Kerja: Studi Kasus pada Industri Kimia. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(9), 2186–2194. https://doi.org/10.56799/jim.v4i9.10945

Page, M. J. … Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. Bmj, 372. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Putra, R. E. … Barmana, D. (2024). “ANKER” Video Prosedur K3 untuk Meningkatkan Kesadaran Kerja di Laboratorium Mikrobiologi. Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan, 6(2), 133–144. https://doi.org/10.14710/jplp.6.2.133-144

Putri, M. E. … Kurniawan, I. (2026). Peningkatan Kesiapsiagaan Evakuasi Darurat pada Gedung Laboratorium Medis dan Klinik Utama Pramita dengan Satu Jalur Keluar. Jurnal Medika: Medika, 2385–2394.

Raisa Sevina … Kawuri Putri, S. (2024). Sosialisasi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Laboratorium Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Jambi. JDISTIRA, 4(2), 406–410. https://doi.org/10.58794/jdt.v4i2.1146

Ramadhani, N. A. … Hasibuan, A. (2026). Kajian Toksikologi Industri terhadap Risiko Paparan Bahan Kimia pada Tenaga Kerja Rumah Sakit: Studi Literature. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 4(1), 83–98.

Soewardi, H. … A.P., R. A. A. (2026). Penguatan Budaya Keselamatan Laboratorium Universitas X Malaysia melalui Identifikasi Risiko dan Penerapan K3. Journal of Approriate Technology for Community Services, 7(1), 62–72. https://doi.org/10.20885/jattec.vol7.iss1.art7

Sopyan, M. … Juwariyah, S. (2026). Strategi Pengelolaan Laboratorium Sekolah. Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan, 3(1), 173–184.

Wulandari, C. (2026). Analisis Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Petugas UPTD Balai Laboratorium Kesehatan, Pemeliharaan Kalibrasi ALKES Dinkes Provinsi Bangka Belitung. Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia, 5(01), 70–80.

Yuniar, Y., Suwartini, L., & Hanafi, H. (2026). Analisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Praktikum Kimia Anorganik menggunakan metode HIRARC. Jurnal Penelitian Sains, 26(1), 30–39.

Downloads

Published

2026-07-10