Transformasi Praktik Inklusi dan Multikulturalisme di Sekolah Perbatasan Indonesia-Timor Leste: Studi Etnografi Digital
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v16i3.4744Keywords:
Pendidikan Inklusif, Multikulturalisme, Etnografi, Nenografi, Sekolah PerbatasanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pendidikan inklusif dan multikulturalisme di sekolah perbatasan Indonesia–Timor Leste serta mengidentifikasi tantangan implementasinya di wilayah perbatasan. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji peran teknologi digital dan kontribusi kearifan lokal dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kombinasi etnografi dan netnografi. Lokasi penelitian meliputi enam SMP Negeri di Kabupaten Belu dan Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Informan terdiri atas kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua, pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta komunitas digital yang terkait. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan observasi digital, kemudian dianalisis menggunakan NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik inklusif telah diterapkan melalui pembelajaran heterogen, pemerataan kesempatan belajar, dan penanaman nilai toleransi. Kearifan lokal dan kepemimpinan sekolah berperan penting dalam membangun budaya inklusif. Namun, implementasi masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan kompetensi guru, minimnya sarana, budaya kekerasan, serta kesenjangan literasi digital. Teknologi digital berpotensi memperkuat partisipasi warga sekolah meskipun belum optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif dipengaruhi interaksi antara kearifan lokal, kepemimpinan, budaya sekolah, dan teknologi digital, dengan integrasi etnografi dan netnografi sebagai kebaruan penelitian.
Downloads
References
Bakry, U. S. (2017). Pemanfaatan Metode Etnografi dan Netnografi Dalam Penelitian Hubungan Internasional. Jurnal Global & Strategis, 11(1), 15. https://doi.org/10.20473/jgs.11.1.2017.15-26
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. books.google.com. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=DLbBDQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=creswell+case+study+phenomenology+etnography+language+education&ots=-
Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa. (2011). Pedoman umum penyelenggaraan pendidikan insklusif. Departement Pendidikan Nasional, 70, 1–36.
Falimu, Lamadang, K. P., Tampani, Y., Masita, E., Irianto, S., Khartiono, L. D., Pratama, F. F., Rayani, R., Magalhaes, A. D. J., Syamsijulianto, T., Sole, Y. Y. E., & Tahu, F. (2023). Literasi Budaya. xi-214 hlm. www.adpraglobalindo.my.id
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan. https://jdih.kemdikbud.go.id
Kompas.com. (2023). 9 Orang Terlibat Penembakan Siswa SMP Hingga Tewas di Malaka, 3 Pelaku Ditangkap. Kompas.Com. https://regional.kompas.com/read/2023/05/05/143453778/9-orang-terlibat-penembakan-siswa-smp-hingga-tewas-di-malaka-3-pelaku
Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). lisa.poltekkesjakarta3.ac.id. https://lisa.poltekkesjakarta3.ac.id/perpustakaan/index.php?p=show_detail&id=6138
Ningsih, T. (2020). Pendidikan Multikultural: Pengembangan Karakter Siswa Berbasis Modal Sosial. In Pustaka Senja (Vol. 5, Issue 3).
Pos Kupang. (2022). 40 Lebih Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Kabupaten Belu Selama 2022. https://kupang.tribunnews.com/2022/07/22/40-lebih-kasus-kekerasan-anak-terjadi-di-kabupaten-belu-selama-2022
Sari, T., Nayir, F., & Kahraman, Ü. (2020). A Study on Inclusive Education in Turkey. Journal of Education and Future, 18, 69–82. https://doi.org/10.30786/jef.642954
Sulianta, F. (2021). Netnografi: Dasar dan Perkembangan Etnografi Digital. Feri Sulianta.
Timor Daily. (2024). Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak di Belu Masih Tinggi. https://www.timordailynews.com/kasus-kekerasan-seksual-terhadap-perempuan-dan-anak-di-belu-masih-tinggi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yohanis Kristianus Tampani, Oce Antipas Langkameng, Stefania Sonia Manek, Gud Reach Hayat Padje, Damian Puling, Agusta De Jesus Magalhaes

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











