Analisis Keefektifan dan Pengaruh Tradisi Pelkudukan sebagai Tolak Bala terhadap Lingkungan di Kabupaten Banyuwangi
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpm.v11i2.488Keywords:
Tradisi pelkudukan, Tolak Bala, Lingkungan, BanyuwangiAbstract
Salah satu tradisi yang sering digunakan masyarakat Banyuwangi sebagai tolak bala adalah tradisi pelkudukan, tradisi ini dipercaya dapat menjadi tolak bala untuk menghalau wabah yang akan memasuki wilayahnya. Tradisi pelkudukan adalah tradisi membuat perapian disetiap depan rumah dengan waktu yang telah disepakati bersama oleh masyarakat, karena setiap rumah menyalakan perapian maka diperkirakan akan menimbulkan asap yang cukup pekat dan menyebabkan pencemaran udara di lingkungan tersebut. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini dengan menggunakan metode kuisioner dan obeservasi untuk menganalisis keefektifan tradisi pelkudukan sebagai tolak balak, dan dampak tradisi pelkudukan terhadap lingkungan di wilayah tersebu dan hasil penelitian dijelaskan secara diskriptif. Hasil dari penelitian bahwa masyarakat Banyuwangi sering melakukan tradisi pelkudukan dan mereka percaya bahwa tradisi pelkudukan dapat memusnakan serta menghalau wabah yang akan masuk kewilayah mereka, masyarakat mempercayai tradisi pelkudukan tanpa mengetahui dan menghiraukan tidak adanya fakta ilmiah yang mendukung keefektifan tradisi pelkudukan sebagai tolak bala serta dampak radisi pelkudukan yang sering dilakukan dan serempak akan menimbulkan pencemaran udara yang akan merusak kelestarian lingkungan serta menimbulkan berbagai penyakit pernafasan.
Downloads
References
Abidin, Jainal. 2016. “Pengaruh Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kesehatan Untuk Menambah Pemahaman Masyarakat Awam Tentang Bahaya Dari Polusi Udara.” Prosiding SNFUR-4 Pekanbaru 4:1–7.
Asmia. 1981. “Sampai Dimana Pencemaran Lingkungan Akibat Industri.” in Majalah DIALOG.
Bagus, Ida. 2016. “Kearifan Lokal Perekat Identitas Bangsa.” Jurnal Bakti Saraswati 5(2088–2149):9–16.
Budiyono. 2001. “Pencemaran Udara: Dampak Pencemaran Udara Pada Lingkungan.” Berita Dirgantara 2:21–27.
Diah, Naomi. 2018. “Budaya Lokal Di Era Global.” Jurnal Ekspresi Seni 20(2580–2208):102–12. doi: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v20i2.392.
Erwin, Muhammad. 2008. Hukum Lingkungan, Dalam Sistem Kebijaksanaan Pembangunan Lingkungan Hidup. Bandung: PT. Refika Aditama.
Hasbullah. 2017. “Ritual Tolak Bala Pada Masyarakat Melayu (Kajian Pada Masyarakat Petalangan Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan).” Jurnal Ushuluddin 25(2407–8247):83–100. doi: http://dx.doi.org/10.24014/jush.v25i1.2742.
Ignas. 2004. Masyarakat, Negara: Sebuah Persoalan. Magelang: Indonesitera.
Indrayani. 2018. “Pencemaran Udara Akibat Kinerja Lalu-Lintas Kendaraan Bermotor Di Kota Medan.” 13(1907–4352):13–20.
Koendjaraningrat. 2015. Pengantar Ilmu Antropologi, Sejarah Teori Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Rosyidah. 2016. “Polusi Udara Dan Kesehatan Pernafasan.” Integrasi 1(2654–5551):1–5. doi: https://doi.org/10.32502/js.v1i2.988.
Salim, Abbas. 1998. Asuransi & Manajemen Risiko. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Santos, Miguel. 1990. Managing Planet Earth: Perspectives on Population, Ecology, and the Law. Bergin & Garvey. Westport, CT. Publication.
Soebijantoro, Sri. 2017. “Upacara Adat Mantu Kucing Di Desa Purworejo Kabupaten Pacitan (Makna Simbolis Dan Potensinya Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah).” Jurnal Agastya 7(2052–2857):1–16. doi: http://doi.org/10.25273/ajsp.v7i01.1061.
WHO. 2001. “Consultation on the Development of a Comprehensive Approach for the Prevention and Control of Chronic Respiratory Diseases.” Ganeva.
Widiastuti. 2013. “Analisis SWOT Keragaman Budaya Indonesia.” Jurnal Ilmiah WIDYA 1(2338–3321):8–14.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan MIPA yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan MIPA bersifat akademik. Jurnal Pendidikan MIPA tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.









