Eufemisme dalam Berita Politik pada Portal Jambi Ekspres Online Tahun 2025

Authors

  • Selviani Selviani Universitas Jambi
  • Agus Setyonegoro Universitas Jambi
  • Deri Rachmad Pratama Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpb.v16i1.4183

Keywords:

Eufemisme, Analisis Wacana Kritis, Media Online

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan eufemisme sebagai strategi wacana politik dalam pemberitaan Portal Jambi Ekspres online tahun 2025 dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Eriyanto (2001). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Data penelitian berupa satuan kebahasaan yang mengandung eufemisme dalam 15 berita politik periode Juli–September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan lima jenis eufemisme, yaitu deskriptif, metaforis, litotes, teknis, dan idiomatis, masing-maasing berjumlah tiga data 20%. Pada tingkat teks eufemisme berfungsi menghaluskan dan membingkai peristiwa politik melalui pilihan leksikal yang netral dan simbolik. Pada tingkat praktik wacana, penggunaan eufemisme menunjukkan pertimbangan redaksional dalam membangun representasi politik. Pada tingkat praktik sosial, eufemisme merefleksikan relasi kekuasaan dan dinamika ideologis dalam ruang politik lokal. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan sarana konstruksi realitas sosial politik.

References

Chaer, Abdul. (2012). Linguistik umum. Rineka Cipta.

Cahyaningsih, S., dkk. (2024). Eufemisme dalam pemberitaan politik media daring. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(1), 55–68. https://doi.org/10.21009/jbs.091.05

Dewan Pers. (2023). Pedoman pemberitaan media siber. Jakarta: Dewan Pers.

Eriyanto. (2001). Analisis wacana: Pengantar analisis teks media. Yogyakarta: LKiS.

Fairclough, Norman. (1995). Critical discourse analysis: The critical study of language. London: Longman.

Fairclough, Norman. (2015). Language and power (Edisi ke -3). London: Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315838250

Hidayat, M. (2021). Bahasa media dan konstruksi realitas sosial dalam pemberitaan politik. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(1), 55–66. https://doi.org/10.31315/jik.v19i1.3452

Kridalaksana, Harimurti. (2018). Kamus linguistik (Edisi. ke-5). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mardhiah. (2022). Eufemisme sebagai strategi komunikasi politik dalam pemberitaan media daring. Jurnal Bahasa dan Sastra, 7(2), 145–156. https://doi.org/10.21009/jbs.072.04

Moleong, Lexy J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Prasetyo, A. (2022). Strategi bahasa dalam wacana politik media daring di Indonesia. Jurnal Kajian Bahasa, 11(1), 67–78. https://doi.org/10.26499/jk.v11i1.3567

Rahmawati, D. (2020). Penggunaan eufemisme dalam pemberitaan politik media online. Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(2), 112–120. https://doi.org/10.26499/jbs.v8i2.2245

Sari, R., & Lestari, D. (2021). Eufemisme dalam wacana politik pada media daring di Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 21(2), 145–156. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v21i2.36645

Sobur, Alex. (2020). Analisis teks media: Suatu pengantar untuk analisis wacana, analisis semiotik, dan analisis framing. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sudaryanto. (2015). Metode dan teknik analisis bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Utami, Rina., dan Dwi Lestari. 2023. Eufemisme dalam pemberitaan politik media digital. Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(1), 67–80. https://doi.org/10.31571/jpb.v12i1.4890

Van Dijk, Teun. A. (2008). Discourse and power. New York: Palgrave Macmillan.

Wulandari, S. (2019). Strategi bahasa dalam teks berita politik di media massa. Jurnal Linguistik Indonesia, 37(1), 45–56. https://doi.org/10.26499/li.v37i1.112

Zaharnika, Rina, & Nazirun. (2023). Eufemisme dalam pemberitaan politik media daring nasional.

Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(1), 89–102. https://doi.org/10.31571/jpb.v12i1.4895

Downloads

Published

2026-03-20