Development of Creative Puppet Mediaito Increase Students’IInterest in Learning Learning History in Class XI at Al-Fityah Highschol Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v15i1.2247Keywords:
Development, Instructional Media, Creative Wayang, Interest in Learning, History LearningAbstract
Education is an effort in the process of becoming an active individual in developing the potential that exists within him. Learning media is one component of the teaching and learning process which has an important role in supporting the success of the teaching and learning process in the classroom. However, with modern developments, wayang can be used as an educational and effective medium in learning with different packaging and attracting students' learning interest. This research aims to develop Wayang Kreasi media regarding Colonialism and Indonesian National Resistance, especially the Diponegoro War material. This type of research is development research with the ADDIE development model, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. The results of the validation of Wayang Kreasi media experts from material experts with a score of 47 with a percentage of 94%, from media experts with a score of 45 with a percentage of 90%, from the Teacher Response Questionnaire with a score of 46 with a percentage of 83.63%, the results of the small group learning interest questionnaire with a score of 360 of the 6 students who have been selected with a percentage of 92.30% and a media assessment of 86.15%. The results of the study interest questionnaire for a large group of 23 students found a score of 1311 with a percentage of 87.69% and a media assessment of 83.07% in the "Very Appropriate" category. It can be said that the Wayang Kreasi learning media can be used as a means to increase students' interest in learning.
Downloads
References
Ahmadi Khoiru, dkk. 2011. Strategi Pembelajaran Sekolah Terpadu. Jakarta: PT. Prestasi Pustaka Karya.
Ainina, Indah Ayu. 2014. Pemanfaatan media audio visual sebagai sumber pembelajaran sejarah, Indonesia Journal of History Education, 3(1): 40-45).
Arikunto, S. (2020). Dasar -dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 3. Bumi Aksara.
Bahri, Bachtiar (2005) Pengembangan Kegiatan Bercerita di Sekolah Dasar, Teknik dan Prosedurnya. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Berger, Arthur Asa. 2010. Tanda-tanda Dalam Kebudayan Kontemporer, Suatu Pengantar Semiotika. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Branch, R. M. 2009. Instructional Design-The ADDIE Approach. New York: Springer.
Indriana, Dina. 2011. Ragam Alat Bantu Media Pembelajaran. Yogyakarta: DIVA Press
Setyosari. 2008. Media pembelajaran dalam pendidikan. Jakarta: PT. RajaGrafindo
Slameto. 2015. Metodologi penelitian dan inovasi pendidikan. Jakarta: Salatiga: Satya Wacana University Press.
Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sunarto. 1979. Wayang dan Seni Pertunjukan. Jurnal. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Widoyoko, Eka Putra. 2012. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Kochar, S. K. 2008. Pembelajaran Sejarah: Teaching of History. Jakarta: Ma’ruf, Amrin, Siti Komariah, Dadan Wildan. Pertunjukan wayang sebagai rekonstruksi nilai tuntunan dan tontonan dalam pembelajaran sosiologi. 2020. Diakses pada 12 Maret 2024 pukul 22.09 dari kemdikbud.go.id.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











